THE_MATIC INFO

THE_MATIC INFO
GAYA INFORMASI

Senin, 28 Februari 2011

Presiden Besok Bahas Merak-Bakauheni

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan membahas secara khusus manajemen pengelolaan kapal penyeberangan dan jalan keluar pelayanan transportasi Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (1/3/2011).  Sejak beberapa hari terakhir, penyeberangan Merak-Bakauheni mengalami kemacetan dan menimbulkan antrean panjang hingga belasan kilometer dan menganggu jalur perekonomian.
"Pembahasan akan dilakukan bersama sejumlah menteri terkait bidang perekonomian dan perhubungan dalam sidang kabinet terbatas, Selasa siang di Kantor Presiden," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Senin (28/2/2011).  
Menurut Sudi, Presiden sudah menginstruksikan, tetapi kondisinya masih macet. Sebab itu, Presiden akan membahasnya langsung di Sidang Kabinet Terbatas. "Fokusnya, bagaimana manajemen pengelolaan kapal penyeberangan ditata ulang sehingga bisa mengurai kemacetan dan antrean," jelasnya.
Dari rapat tersebut, kata Sudi, diharapkan ada solusi permanen untuk mengatasi kemacetan dan antrean.
Pekan lalu, sebagaimana disampaikan Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Presiden Yudhoyono telah menginstruksikan kementerian terkait agar mengoptimalkan PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) serta PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan dan memperlancar jalur perekonomian dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Kedua BUMN diminta segera melakukan langkah darurat, di antaranya mengerahkan seluruh unit kapal feri dan unit roro (roll on roll off ) yang bisa mengatasi gelombang laut di atas dua hingga tiga meter.

Manusia dengan Otak yang Menakjubkan (Daniel Paul Tammet)

Daniel Paul Tammet pria kelahiran 31 January 1979 ini adalah orang Inggris yang berbakat dengan kemampuan yang luar biasa pada perhitungan matematis, memori, dan pembelajaran bahasa. Ia dilahirkan dengan bawaan epilepsi. Ia mengatakan, setiap angka hingga 10.000 masing - masing memiliki ‘rasa dan bentuk’ yang unik, sehingga ia dapat ‘merasakan’ apakah suatu angka tersebut termasuk angka yang utama ataupun campuran. Sebagai contoh, ia mengatakan bahwa angka 289 adalah angka yang jelek, angka 333 menarik, dan Pi itu indah.

Tammet memegang rekor sebagai orang yang ‘memproses’ dan menghitung nilai Pi ke angka 22,514 hanya dalam waktu lima jam. Dia juga mampu berbicara dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Perancis, Finlandia, Jerman, Spanyol, Lithuania, Rumania, Estonia, Wales, dan Esperento. Khususnya, dia menyukai Bahasa Estonia karena kaya akan huruf hidup. Tammet mampu mempelajari bahasa baru dengan sangat cepat. Untuk membuktikannya, Tammet ditantang Channel Five (sebuah saluran TV) untuk mempelajari Bahasa Islandia hanya dalam 1 minggu. 7 hari kemudian, Tammet muncul di televisi Islandia dan berbicara dalam Bahasa Islandia. Sampai - sampai, instruktur bahasa Tammet mengatakan bahwa Tammet bukan seperti manusia.

Kehidupan Pribadinya
Tammet dengan istrinya Neil Mitchell, telah bersama sejak tahun 2001. Mereka hidup bersama di Kent di mana mereka menikmati kehidupan yang tenang di rumah mereka dengan kucing-kucingnya dan mereka lebih memilih kehidupan yang sederhana. Tammet dan Mitchell juga bersama sama menjalankan program online e-learning perusahaan Optimnem, di mana mereka membuat dan menayangkan program-program studi bahasa.

Manusia Magnet: Misteri atau Fisika?

KOMPAS.comDiscovery News meragukan kemampuan magnetik (atau supranatural) milik Bogdan, bocah laki-laki asal Serbia, sehingga perabotan rumah tangga bisa menempel pada kulitnya. Ada penjelasan dengan fisika mengenai "kemampuan" itu.
Dalam sebuah artikel, Discovery News menyatakan bahwa fenomena itu tidak terletak pada sifat magnet atau kemampuan mistis, tetapi terletak pada fisika friksi pada kulit. "Kulit elastis dan bisa menyelaraskan bentuknya dengan obyek yang menyentuhnya. Efek ini semakin terasa pada hari yang panas dan kulit tersentuh oleh tempat duduk plastik. Kulit juga bisa bersifat adhesif atau perekat pada beberapa material," demikian tertulis dalam artikel.
Bukti lain akan tiadanya sifat magnetik yang disebutkan oleh Discovery News adalah tidak semua benda metal menempel pada kulitnya. Piring plastik dan gelas juga menempel. "Apa persamaan besi, gelas, dan plastik? Mereka punya permukaan yang mulus," demikian penjelasan Discovery News.
MSNBC dan The Daily Mail melaporkan ada bocah laki-laki dari Serbia yang punya kemampuan magnetik. Sendok, garpu, pisau, dan perabotan dari besi lainnya bisa menempel di tubuhnya. Selain itu, Bogdan—dan orang lain yang mengaku punya kemampuan serupa—juga memiliki sedikit rambut pada kulit sehingga obyek bisa menjalin kontak nyaris sempurna dengan kulit.
Discovery News juga menunjukkan cara paling sederhana untuk membuktikan adanya medan magnet. Pada video, Bogdan selalu menempelkan objek-objek langsung pada kulit, tanpa pakaian. Apabila memang ada medan magnet, seharusnya Bogdan juga bisa menempelkan obyek ketika ia mengenakan pakaian karena medan magnet bisa menembus kain tipis.
Pada Kamis (24/2/2011), Daily Mail menurunkan berita mengenai Bogdan. Keluarganya mengaku Bogdan memiliki kemampuan magnetik sejak lahir. Keluarga Bogdan melarang si bocah mendekati alat-alat listrik seperti televisi dan komputer. "Kemampuan magnetnya membuat alat-alat seperti itu mati," ujar keluarga.
Untuk membuktikan kemampuan itu, Bogdan diminta bergaya di depan kamera dengan berbagai obyek di dadanya. Pertama, Bogdan menempelkan berbagai perabotan makan kemudian pengendali (remote) televisi. Bogdan mencabut obyek-obyek itu dari tubuh menggunakan tangannya. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)

Jubah Tembus Pandang Segera Terwujud

Jubah tembus pandang, seperti yang dipakai Harry Potter, sebentar lagi jadi kenyataan. Jubah baru ini bisa membuat objek yang ditutupinya tak terlihat oleh mata.
Jubah dibuat dari dua potong kristal kalsit, mineral berwarna putih atau tak berwarna yang biasa terdapat dalam batu gamping. Kedua potong kristal tersebut ditempel dengan aturan tertentu.
Kalsit sangat bersifat anisotropik, sifat yang membuat cahaya yang datang akan diteruskan ke sudut yang berbeda dari cahaya yang masuk dari sisi lain. Dengan menggunakan dua kalsit, para peneliti dapat membelokkan cahaya di sekitar objek padat yang diletakkan di antara kristal.
Di dalam kedua kristal kasit itu ada celah berbentuk segitiga siku-siku. "Apa pun yang Anda letakkan di bawah celah ini tak akan tampak dari luar," kata George Barbastathis dari MIT.
Jubah buatan Massachusetts Institute of Technology dan SMART Centre dari Singapura ini tidak seperti jubah-jubah serupa yang pernah dikembangkan. Jubah-jubah lama hanya dapat membuat benda-benda menghilang di bawah sinar dengan panjang gelombang yang tak tampak oleh manusia.
Jubah lain hanya dapat menghilangkan benda-benda mikroskopis. Jubah baru ini dapat bekerja dengan cahaya yang terlihat oleh mata manusia dan dapat menyembunyikan objek yang cukup besar.
Jubah tembus pandang ini masih punya kekurangan. Salah satu contohnya adalah hanya bekerja maksimal di bawah cahaya hijau. Para peneliti sengaja mendesain dengan warna hijau karena, selain kalsit hanya bisa dikonfigurasi pada gelombang cahaya tertentu saja, mata manusia sangat sensitif terhadap warna hijau. Demikian jelas Barbastathis.
Selain itu, efek menghilang ini hanya tampak jelas dari sudut tertentu. Jika dilihat dari sudut berbeda, objek akan tampak kembali.
Meskipun demikian Barbastathis merasa percaya diri kalau timnya atau peneliti lain akan membuat jubah yang lebih baik dalam waktu dekat.
Ia juga yakin kalau jubah seperti ini akan punya penggunaan. "Di Boston ada banyak persimpangan jalan dengan sudut yang tajam. Saat melihat lampu lalu lintas, mungkin Anda akan bingung apakah lampu itu untuk jalan Anda atau jalan lain. Dengan jubah ini, kita bisa sembunyikan lampu lalu lintas yang lain sehingga pengendara tidak bingung," jelas Barbastathis. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)